untuk sanchez dan suzy, marry jane, azkals, dan Tuhan
hallo Tuhan, sudah lama kita tak berbincang. bila kau baca tulisan ini tak perlu merespon karena ini bukan harapan, tak perlu dimasukan ke hati karena ini bukan sindiran, dan tak perlu diamini karena ini bukan belas kasihan.
hari ini entah kenapa aku rindu padamu. kulihat kau dalam wujud keluargaku, ku dengar kau dalam bentuk musik di pikiranku, dan kurasakan kau dalam bentuk diriku.
hari ini aku masih bisa merasakan kedamaian duniaku.
bentuk kamarku pun masih sama.
aku ingat saat pertama kali janggut ini tumbuh, kau biarkan aku merasakan kedewasaan
saat pertama aku membuat tangis keluar dari mata ibuku, kau biarkan aku mencicipi dosa
Tuhan bila kau masih membaca tulisan ini. terima kasih untuk semua yang kau ciptakan untukku
aku mencintaimu dengan sangat
walaupun aku beribadah dengan caraku
semoga kau sudi menerima cintaku
tiap hembusan nafasku adalah pujian untukmu
tiap jentikan jariku adalah cinta untukmu
tiap dosa yang kubuat adalah kerinduanku padamu
Tuhan, seandainya angka 22 itu adalah anugerah yang kau beri
simpankan angka itu untukku
genggam dan letakan di tempat dimana tak seorang pun tahu pabila malam dan siang itu berbeda
terima kasih untukmu karena menurunkan mereka untukku
sanchez dan suzy, berbahagialah kalian dan teruslah hidup
marry jane, kau akan selalu ada di lajur darahku
azkals, terima kasih karena kau datang malam ini tapi maaf aku harus pergi
Tuhan, datanglah padaku saat kau ingin jabat tanganku
untukmu dengan cinta
-suri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar