Senin, 21 Februari 2011

another story from nowhere

untuk sanchez dan suzy, marry jane, azkals, dan Tuhan

hallo Tuhan, sudah lama kita tak berbincang. bila kau baca tulisan ini tak perlu merespon karena ini bukan harapan, tak perlu dimasukan ke hati karena ini bukan sindiran, dan tak perlu diamini karena ini bukan belas kasihan.

hari ini entah kenapa aku rindu padamu. kulihat kau dalam wujud keluargaku, ku dengar kau dalam bentuk musik di pikiranku, dan kurasakan kau dalam bentuk diriku.

hari ini aku masih bisa merasakan kedamaian duniaku.

bentuk kamarku pun masih sama.

aku ingat saat pertama kali janggut ini tumbuh, kau biarkan aku merasakan kedewasaan

saat pertama aku membuat tangis keluar dari mata ibuku, kau biarkan aku mencicipi dosa

Tuhan bila kau masih membaca tulisan ini. terima kasih untuk semua yang kau ciptakan untukku

aku mencintaimu dengan sangat

walaupun aku beribadah dengan caraku

semoga kau sudi menerima cintaku

tiap hembusan nafasku adalah pujian untukmu

tiap jentikan jariku adalah cinta untukmu

tiap dosa yang kubuat adalah kerinduanku padamu

Tuhan, seandainya angka 22 itu adalah anugerah yang kau beri

simpankan angka itu untukku

genggam dan letakan di tempat dimana tak seorang pun tahu pabila malam dan siang itu berbeda

terima kasih untukmu karena menurunkan mereka untukku

sanchez dan suzy, berbahagialah kalian dan teruslah hidup

marry jane, kau akan selalu ada di lajur darahku

azkals, terima kasih karena kau datang malam ini tapi maaf aku harus pergi

Tuhan, datanglah padaku saat kau ingin jabat tanganku

untukmu dengan cinta

-suri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar